Jakarta, TopBusiness – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia selama Januari-Agustus 2019 mencapai 10,87 juta atau naik 2,67% dibanding jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun sebelumnya berjumlah 10,58 juta kunjungan.
Dari data tersebut, wisman yang datang dari wilayah Asean memiliki persentase kenaikan paling tinggi, sebesar 18,04% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan wilayah Asia selain Asean memiliki persentase penurunan paling besar, yaitu 9,52%.
Berdasarkan kebangsaan, kunjungan wisman yang datang ke Indonesia selama 2019 paling banyak berasal dari Malaysia sebanyak 2,11 juta atau 19,38%. Kemudian China sebanyak 1,44 juta kunjungan atau 13,24%, Singapura 1,24 juta kunjungan (11,45%), Australia 876,8 ribu (8,07%), Timor Leste sebanyak 826,8 ribu kunjungan (7,61%).
Khusus bulang Agustus 2019, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia Agustus 2019 tercatat naik 2,94 persen dibanding jumlah kunjungan pada Agustus 2018. Begitu pula, jika dibandingkan dengan Juli 2019, jumlah kunjungan wisman pada Agustus 2019 mengalami kenaikan sebesar 4,83 persen.
“Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indonesia Agustus 2019 mengalami kenaikan 2,94 persen dibanding jumlah kunjungan pada Agustus 2018,” ujar Kepala BPS, Suhariyanto di Kantornya, Jakarta, Selasa (1/10/2019).
Jumlah kunjungan wisman ke Indonesia yang datang melalui pintu masuk udara pada Agustus 2019 mengalami penurunan sebesar 1,39 persen dibanding jumlah kunjungan wisman pada bulan yang sama tahun sebelumnya.
“Penurunan kunjungan wisman tersebut terjadi di tujuh pintu masuk udara dengan persentase penurunan tertinggi tercatat di Bandara Sultan Badaruddin II, Sumatera Selatan yang mencapai 27,84 persen,” jelas Suhariyanto.
Sementara itu, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada Agustus 2019 mencapai rata-rata 54,14 persen atau turun 5,87 poin dibandingkan dengan TPK Agustus 2018 yang tercatat sebesar 60,01 persen.
“Begitu pula, jika dibanding TPK Juli 2019, TPK hotel klasifikasi bintang pada Agustus 2019 mengalami penurunan sebesar 2,59 poin,” jelasnya.
Adapun rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang selama Agustus 2019 tercatat sebesar 1,84 hari, terjadi penurunan sebesar 0,10 poin jika dibandingkan keadaan Agustus 2018.
