Jakarta, TopBusiness – PT Ginting Jaya Energi Tbk (WOWS) mengaku bakal mengalami kinerja yang lebih positif usai perseroan melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).
Apalagi, dari aksi korporasi ini perseroan mengincar dana dari pasar modal sekitar Rp281,26 miliar hingga Rp337,5 miliar. Sehingga manajemen WOWS yakin mampu meraih laba bersih di tahun 2020 sebesar Rp88 miliar atau naik 184 persen.
“Setelah pembelian tujuh rig dari dana hasil IPO, maka bottom line (laba bersih) perseroan di tahun 2020 akan mencapai Rp88 miliar. Tahun ini kami menargetkan bottom line sebesar Rp31 miliar,” kata Direktur Utama WOWS, Jimmy Hidayat di Jakarta, Rabu (2/10/2019).
Sementara itu, kata Jimmy, pada tahun ini perusahaan yang bergerak di jasa sektor migas itu menargetkan total pendapatan sebesar Rp185 miliar, sedangkan pendapatan di 2020 bisa mencapai Rp280 miliar.
“Kami sudah mendapatkan pernyataan secara lisan untuk kontrak dengan PT Pertamina (Persero) dan anak usahanya. Selama ini kontrak kami sudah mendapatkan kepercayaan dari Pertamina EP,” ucapnya.
Lebih lanjut Jimmy menegaskan, sebesar 61 persen dari dana hasil IPO akan digunakan untuk menambah tujuh rig work over dan well sevices (wows). Selama ini WOWS menjalankan kegiatan usaha di bidang migas dengan spesialisasi pekerjaan wows.
Dia menambahkan, per 30 April 2019 perseroan memiliki total aset sebesar Rp442,01 miliar, total ekuitas Rp250,66 miliar dan liabilitas senilai Rp191,36 miliar. Sepanjang Januari-April 2019, WOWS membukukan pendapatan sebesar Rp58,12 miliar dengan laba tahun berjalan tercatat senilai Rp9,63 miliar.
Tomy
