TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ekspor Perdana Gurita ke Jepang dari Kepulauan Natuna

Albarsyah
7 October 2019 | 14:48
rubrik: Business Info
Ekspor Perdana Gurita ke Jepang dari Kepulauan Natuna

Perum PerindoJakarta, TopBusiness – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bersama Perum Perikanan Indonesia (Perum Perindo), Senin (7/10/2019),  melakukan pelepasan ekspor perdana  gurita ke Jepang, dari Kepulauan  Natuna.

Komoditas ekspor sebanyak 15.000 Kg Gurita ( Callistoctopus ornatus ) merupakan bahan baku dari perairan Natuna dan sekitarnya, dilakukan dari Unit Pengolahan Ikan (UPI) Selat Lampa, Natuna yang dikelola Perum Perindo.

UPI itu sendiri merupakan bagian dari program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang membangun Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) di Natuna. Oleh KKP, UPI tersebut diserahkan ke Pemkab Natuna. Lalu, Pemkab Natuna menggandeng Perum Perindo untuk mengelola UPI tersebut.

“Ekspor ini tindaklanjut realisasi signing dengan perusahaan Jepang Nomura Trading Co. LTD dari partisipasi kami di pameran Japan International Seafood and Technology Expo (JISTE) Agustus 2019 lalu di Jepang,” ujar Plt Direktur Utama Perum Perindo, Farida Mokodompit dari Natuna.

Ditegaskan Farida, produk perikanan Indonesia jenis gurita juga diminati pasar internasional seperti Jepang, dan bahan baku yang kami ekspor merupakan serapan 100% dari Nelayan Indonesia,ucap  Farida.

Sementara itu  Direktur Keuangan, Arief Goentoro menambahkan, ekspor ini hasil kerjasama antara KKP, Pemkab Natuna dan Perum Perindo, diprediksi permintaan ekspor gurita kian meningkat mengikuti musim puncak mulai Oktober hingga akhir tahun bahkan sampai dengan Januari 2020.

“Estimasi ekspor diperkirakan hingga 2 – 4 kontainer perbulannya, dengan komoditas sebanyak  15.000 kg untuk satu Kontainer dan prediksi nilai revenue yang dicapai hingga kisaran 1 Milyar/kontainer atau  72.000/kg tiap satuan gurita ” kata Arief.

Ekspor tersebut, lanjut dia, tercatat memang sebagai ekspor perdana sejak pembangunan SKPT Natuna. Namun sebenarnya, sejak tahun 2017 secara rutin produk olahan dari UPI Natuna diekspor ke Singapura, melalui Tanjung Pinang. “Selain gurita, produk dari Natuna untuk ekspor adalah ikan-ikan dasar seperti kakap, kerapu, angoli, dan kurisi,” tegas Arief.

BACA JUGA:   Harga Rumah Baru: Naik 0,84% Secara Tahunan  

Perum Perindo terus meningkatkan ekspor perikanan Indonesia ke mancanegara. Selain dukungan terhadap para nelayan Indonesia, kegiatan ekspor ini juga bagian dari upaya Perum Perindo sebagai penyumbang devisa sektor perikanan.

Sebelumnya, Perum Perindo telah mengekspor ikan ke beberapa negara di antaranya Amerika Serikat, China, negara–negara Eropa, Thailand, Vietnam dan negara lainnya dengan beragam jenis ikan hasil dari tangkapan nelayan Indonesia yang merupakan mitra dari Perum Perindo.

Penulis: Albarsyah

 

 

 

 

Tags: ekspor guritaPerum Perindo
Previous Post

FOTO – Harga Pangan Masih Normal di Puncak Kemarau

Next Post

#GIAcoustic, Penerbangan Khusus Garuda ke YIA

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR