Jakarta, TopBusiness – Harga minyak mentah dunia bergerak datar. Pasalnya, para pelaku pasar komoditas mencerna soal peningkatan stok emas hitam Amerika dan semakin tingginya tensi geopolitik di Timur Tengah.
Badan informasi energi Amerika merilis, stok minyak komersial meningkat 2,9 juta barel. Persediaan itu berarti menjadi 425,6 juta barel atau angka rata-rata pada lima tahun ini. Bahkan diperkirakan bisa mencapai rata-rata 12,3 juta barel per hari di Desember 2019 dan 13,2 di 2020.
Selain, pelaku pasar juga memantau ketegangan militer di Timteng, menyusul Pemerintah Turki akan menumpas pasukan Kurdi di Suriah Utara.
Sehingga, di London ICE Futures Exchange untuk jenis minyak brent untuk pengiriman Desember bergerak naik tipis USD 0,08 per barel menjadi USD 58,32 per barel. Semetnara, New York Mercantile Exchange terhadap jenis minyak west texas intermediate untuk pengiriman November melemah USD 0,04 per barel menjadi USD 52,59.
Penulis: Agus H
