Jakarta, TopBusiness – Harga minyak jenis brent di London ICE Futures Exchange untuk pengiriman Desember terangkat USD 0,68 atau 1,16 persen ke posisi USD 59,42. Sementara, New York Mercantile memperlihatkan bahwa west texas intermediate untuk pengiriman November bertambah USD 0,55 ke posisi USD 53,36 per barel.
Peningkatan harga emas hitam tersebut ditengarai dengan kesepakatan kelompok pengekspor minyak plus yaitu OPEC plus yang memperpajang pemangkasan produksi. Sebelumnya OPEC yang didalamnya termasuk Rusia telah menyatukan pandangan untuk memotong produksi minyak sebesar sebesar 1,2 juta barel per hari hingga Maret 2020.
Harga minyak sebelumnya mengalami tekanan, setelah investor melihat dolar Amerika terangkat. Namun, penyebab penjualan ritel Amerika turun menjadika dolar melemah dan akhirnya beralih ke minyak, sehingga harga pun naik.
Selain, lembaga keuangan dunia yaitu Dana Moneter Internasional memunculkan data yang memicu kekhawatiran tentang permintaan minyak mentah, akibat konflik dagang Amerika-China akan memangkas pertumbuhan global 2019.
Penulis: Agus H
