Jakarta, TopBusiness – Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS (USD) pada perdagangan hari bisa saja berbalik menguat jika mampu memanfaatkan posisi USD yang kemungkinan memerah.
Mengutip Bloomberg pagi ini, rupiah dibuka melemah tipis ke posisi Rp14.172 per USD dari penutupan sebelumnya di level Rp 14.171 per USD. Namun demikian dalam satu jam kemudian terapresiasi 0,05% menjadi Rp14.165 per USD.
Menurut analis pasar uang Vibiz Research Center, Alfred Pakasi di sesi pagi nilai tukar rupiah terhadap USD masih terpantau melemah tipis, padahal USD di pasar Asia turun terbatas setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya.
“Posisi rupiah bisa melemah secara sementara, apalagi USD tampak masih menurun di pasar uang Asia setelah tertekan oleh lemahnya data US retail sales serta penguatan pound sterling,” ujar dia di Jakarta, Kamis (17/10/2019).
Kata dia, untuk indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, terpantau pagi hari WIB ini turun tipis ke level 97,99, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 98,00.
ia memproyeksi, rupiah sendiri pada hari ini bisa berbalik menguat, pasalnya USD di pasar Asia cenderung masih tertekan. “Dengan begitu, rupiah terhadap dollar dalam seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp 14.055 – Rp 14.185,” pungkas Alfred.
Tomy Asyari
