TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Lagi, BEI Suspensi Saham SLIS

Nurdian Akhmad
23 October 2019 | 12:33
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengambil keputusan untuk mengentikan sementara laju perdagangan saham PT Gaya Abadi Sempurna Tbk. (SLIS), gara lajunya cukup kencang. Saham emiten produsen motor listrik itu disuspensi sejak hari ini, Selasa (22/10/2019).

Untuk itu, BEI kembali melakukan penghentian sementara perdagangan saham SLIS di pasar reguler dan pasar tunai sejak perdagangan 22 Oktober 2019 sampai dengan pengumuman Bursa lebih lanjut. Uniknya, saham ini baru saja dibuka sehari dari suspensi sebelumnya per Senin (21/10/2019) kemarin.

Menurut Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI Irvan Susandy, suspensi ini berhubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham produsen kendaraan listrik itu.

“Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang siginifikan pada saham SLIS, BEI memandang perli untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham SLIS,” jelas Irvan di Jakarta, Selasa (22/10/2019).

Sebelumnya, Bursa melakukan penghentian sementara perdagangan saham SLIS pada perdagangan per 17 Oktober 2019 lalu. Penghentian sementara perdagangan saham itu dalam rangka cooling down, setalah terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham SLIS.

Saat itu, harga saham tersebut naik sampai 528% menjadi Rp1.225 per saham dibandingkan pada perdagangan perdananya 7 Oktober lalu di angka Rp195 per saham.

Suspensi tersebut dibuka kembali pada 18 Oktober. Tapi, hari ini saham tersebut kembali disuspensi. Karena naik 25% menjadi Rp1.530 pada 21 Oktober dibandingkan pada perdagangan 18 Oktober yang sebesar Rp1.225. Atau langsung menyentuh batas auto reject atas (ARA).

Di level harga tersebut, perusahaan memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp3,06 triliun. Angka tersebut melonjak Rp610 miliar dari nilai kapitalisasi pasar pada akhir pekan kemarin. Dengan demikian, saham SLIS telah meroket 1.230% selama 10 hari diperdagangkan di Bursa.

BACA JUGA:   Terbitkan SBI-JP Rp 500 M, Riscon Realty Siap Rampungkan Proyek RSS

“Bursa menghimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan,” tutur dia.

Penulis: Tomy

Tags: beisahamSLIS
Previous Post

Inilah Susunan Kabinet Indonesia Maju

Next Post

Pacu Likuiditas, Unilever Rencanakan Stock Split

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR