
Jakarta, businessnews.id — Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Muhammad Lutfi, menyatakan bahwa investasi di industri otomotif a penting karena bisa menciptakan nilai tambah.
Hal itu ditandai dengan komitmen dari para pemain industri otomotif global, khususnya Jepang, yang menyatakan komitmen mereka untuk berinvestasi di Indonesia. “Kapasitas produksi Daihatsu, Toyota, Mitsubishi, dan Suzuki di Indonesia, rata-rata akan naik dua kali lipat. Mitsubishi bahkan baru saja mengumumkan akan menginvestasikan hampir USD 1 miliar di Indonesia,” ujar dia dalam pembukaan Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2014 di Jakarta (18/9/2014).
Ia juga menyatakan bahwa IIMS akan memiliki peran penting di kancah global. Ia meyakini bahwa dalam lima tahun ke depan, IIMS akan menjadi forum penting di tingkat regional, dan dalam 10 tahun ke depan menjadi forum penting di tingkat global.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan industri otomotif untuk tidak melupakan industri kecil dan menengah karena mereka akan menjadi penopang utama industri utama otomotif dan suku cadang.
Sementara itu, Ketua Umum Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) Sudirman M.R. yang mendampingi Menteri Lutfi dalam acara pembukaan, memaparkan lebih jauh keberhasilan industri otomotif Indonesia.
Sepanjang 2013, angka produksi mobil tercatat mencapai 1.206.543 unit, sedangkan pada tahun 2014 jumlah merek yang diproduksi di Indonesia pada tahun ini tercatat 16 merek; sampai dengan Agustus, angka produksi mobil telah mencapai 878.000 unit, naik lebih dari 14% dibandingkan produksi pada periode yang sama tahun lalu.
Ia memerkirakan bahwa sampai dengan akhir tahun, produksi mobil di Indonesia bisa mencapai angka 1,4 juta unit.
Penjualan mobil di Indonesia juga mencerminkan peningkatan positif, di mana penjualan dalam negeri selama tujuh tahun terakhir hingga tahun 2013 mengalami pertumbuhan rata-rata sebesar 23,4%; hingga akhir 2013, tercatat penjualan sebesar 1.229.811 unit.
Sedangkan pada periode Januari hingga Agustus 2014, penjualan mobil tercatat mencapai 830 ribu unit, mencatatkan kenaikan lebih dari 4,8% dibandingkan angka penjualan di periode yang sama tahun 2013.
Penggunaan komponen lokal dalam industri otomotif Indonesia terus meningkat. Hingga saat ini penggunaannya sudah mencapai 85%. Saat ini komponen-komponen kunci di dalam mobil seperti bodi,engine, transmisi, steering, dan rem, sudah bisa dibuat di Indonesia. Diharapkan dalam beberapa tahun ke depan, penggunaan kandungan lokal akan terus meningkat.
Ia menambahkan bahwa IIMS 2014, sebagai pameran otomotif terbesar di Indonesia, memiliki beberapa tujuan utama yaitu untuk memberikan informasi mengenai industri otomotif nasional dan global serta industri pendukungnya, dan lain-lain.
“Tahun ini, tercatat 36 merek anggota Gaikindo serta 286 industri pendukung kembali berpartisipasi dalam IIMS 2014,” dia mengatakan. (Abdul Aziz)
Editor: Achmad Adhito