TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Biayai Fintech, Adiwisista Terbitkan Surat Berharga Rp500 M

Nurdian Akhmad
31 October 2019 | 04:42
rubrik: Business Info
BI: Fintech Bisa Dongkrak Ekonomi 5-6 Persen

ilustrasi: istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Adiwisista Daya Pratama (ADP) menggandeng Salvatore Financial sebagai arranger dalam penerbitan Surat Berharga Penyertaan Terbatas (SBPT) sebesar Rp500 miliar untuk mendanai anak usaha, PT Adiwisista Finansial Teknologi (AFT) yang mengelola platform financial technology (fintech), Danai.id.
Menurut Direktur Utama Adiwisista Daya Tama, Azhar Abdul Wahab, penerbitan SBPT tersebut untuk mendukung ekspansi perusahaan di bidang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (LPMUBTI) pada platform fintech, Danai.id itu.
“Kerjasama dengan Salvatore Financial diharapkan dapat memacu pertumbuhan yang lebih cepat bagi AFT dalam penyaluran dana pinjaman kepada mitra-mitra perusahaan tempat peminjam kami bekerja, termasuk para pensiunan,” kata Azhar di Jakarta, Rabu (30/10/2019).
Dia mengatakan, penempatan minimum pada SBPT Adiwisista tersebut sebesar Rp100 juta dengan tambahan kelipatan Senilai Rp50 juta. Azhar mengatakan, surat berharga ini menawarkan tingkat Bagi Hasil Usaha (BHU) sekitar 7-10 persen yang dibayarkan secara bulanan.
Lebih lanjut Azhar mengatakan, kerjasama dengan Salvatore Financial terkait penerbitan surat utang tersebut berlangsung selama dua tahun.
“Penerbitan SBPT sebesar Rp500 miliar ini kami lakukan secara bertahap. Surat utang ini bukan hanya menyasar investor ritel, namun juga ke korporasi,” ucapnya.
Azhar menyebutkan, Danai.id (AFT) menawarkan layanan pinjam-meminjam (peer to peer lending/P2P) uang kepada karyawan dan purnakarya.
Dia menyatakan, perusahaan maupun Dana Pensiun para peminjam ini bekerjasama dengan AFT untuk memotong gaji atau manfaat pensiun bulanan dengan tujuan untuk pembayaran angsuran bulanan dari pinjaman mereka.
Dia menambahkan, sejauh ini Danai.id telah menyalurkan pinjaman kepada ribuan peminjam dengan penyaluran kredit yang berkualitas, tercermin dari Non Performing Loan (NPL) yang terjaga di angka nol persen.
Azhar meyakini, masa depan industri P2P lending akan menjadi pendamping sektor perbankan di dalam penyaluran kredit konsumen.
“Dengan menggunakan kemajuan sistem teknologi dan informasi, serta tim yang memiliki dasar ilmu perbankan konsumen, Danai.id berusaha melakukan penetrasi dalam industri P2P lending sektor konsumer,” tuturnya.
Pada penerbitan SBPT ini, Adiwisista Daya Pratama juga menggandeng Mahanusa Investama selaku agen penjual (Selling Agent) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) untuk transaksi pembayaran dan penampungan dana SBPT Adiwisista.
“Kami yakin dalam kerjasama Salvatore Financial dan AFT melalui ADP ini dapat memberikan kesempatan bagi investor untuk membantu pengembangan industri P2P Lending berbasis teknologi di Indonesia,” imbuh Managing Director Salvatore Financial, Agung Purnomo.
Tomy
BACA JUGA:   Ketua Umum APFI: Penyaluran Dana Fintech Capai Rp455 Triliun
Tags: fintech
Previous Post

BJB Catatkan Aset di Kuartal III Capai Rp123,6 Triliun

Next Post

Harga Minyak Tergerus

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR