TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pantai Paal Likupang jadi Destinasi Wisata Laut Kelas Dunia

Agus Haryanto
5 November 2019 | 09:09
rubrik: BUMN
Pantai Paal Likupang jadi Destinasi Wisata Laut Kelas Dunia

Jakarta, TopBusiness – 2020, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)  memprogramkan penataan kawasan Pulau Bunaken, Kota Manado dan Pantai Paal, Kab.  Minahasa Utara di Sulawesi Utara yang termasuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Prioritas Manado-Likupang. Penataan KSPN Manado-Likupang bertujuan meningkatkan kunjungan wisatawan asing dan domestik serta menciptakan pariwisata bahari yang kental dengan budaya lokal dan representatif bagi wisatawan berkelas dunia.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan infrastruktur untuk mendukung KSPN telah direncanakan secara terpadu. Lantas Pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN direncanakan secara terpadu baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur yang disusun oleh Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW), yang dilanjutkan dengan perencanaan teknis penataan kawasan oleh Ditjen Cipta Karya  kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu.

Penataan kawasan Pulau Bunaken dilakukan dengan merenovasi tourism trail yang meliputi mangrove trail, beach walk, dan boulder. Fasilitas permukiman meliputi gerbang permukiman, jalur pedestrian dan kendaraan, jalur kendaraan depan lapangan olah raga, penerangan jalan, dan street furniture.

Kementerian PUPR juga membangun kawasan dermaga wisata yang meliputi ruang penerima tamu, terminal building, ruang budaya dan landmark, galeri wisata serta parkir untuk ojek dan becak motor dan homestay untuk percontohan. Penataan Pulau Bunaken saat ini dalam tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED) dan dianggarkan sebesar Rp 52,7 miliar dari APBN TA 2020.

Dengan penataan dan penambahan beberapa fasilitas baru di Pulau Bunaken akan meningkatkan kapasitas tampung pengunjung di area dermaga sebanyak 2.000 pengunjung, jalur pendestrian sebanyak 15.000 orang/hari, dan fasilitas tourism trail menampung  1.000 pengunjung.

BACA JUGA:   Kilang Minyak Raksasa, Paling Modern Indonesia

Untuk penataan Pantai Paal yang berada di Desa Likupang, Minahasa Utara, Kementerian PUPR pada 2020 menganggarkan Rp 88,2 miliar untuk beberapa pekerjaan seperti entrance dan landmark, area parkir (kapasitas 96 kendaraan), penataan PKL dan pembangunan souvenir shop (205 kios), sport area dan children playground, water theme park dan dermaga, beach walk dan jogging track, fasilitas umum dan tempat ibadah, jalan akses, sanitasi dan air bersih serta menara pengawas.

Dukungan infrastruktur ini selain memperindah Pantai Paal sebagai salah satu destinasi wisata bahari di Sulawesi Utara, juga akan meningkatkan kenyamanan dan kapasitas pengunjung hingga 5.000 orang/hari. Selain itu juga meningkatkan kapasitas pengunjung pada fasilitas cultural space dengan menampung sekitar 1.000 orang dan kawasan coral bridge and deck (dermaga) untuk melayani sekitar 1.000 orang.

Kemudian telah diprogramkan pembangunan homestay melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), yakni di Desa Pulisan sebanyak 8 unit, di Desa Marinsow sebanyak 2 unit, dan di Desa Kinunang sebanyak 3 unit. Homestay yang dibangun memiliki tipe 36 dengan mengusung konsep ecovillage dan mengedepankan kearifan lokal.

Selain di Pantai Paal,  juga membangun beberapa infrastruktur untuk mendukung pariwisata KSPN Likupang. Beberapa pekerjaan merupakan lanjutan pada 2019 seperti pelebaran jalan menuju standar pada ruas Jalan Girian (Bitung)-Likupang (tahap 2) sepanjang 5 Km dari total 38.4 km keseluruhan, dimana tahun sebelumnya (tahap 1) telah dikerjakan sepanjang 7,9 Km. Sebelumnya Preservasi Jalan Girian (Bitung)-Likupang telah dikerjakan sepanjang 37 Km serta penggantian Jembatan Marinsow dengan panjang 13 meter dan lebar 7 meter.

Dukungan di bidang Sumber Daya Air (SDA) meliputi pembangunan  embung sebagai tampungan air dengan kapasitas 400 m3 dan sumur bor dengan kedalaman 120 meter untuk mendukung penyediaan air baku di Desa Kinunang, Desa Pulisan, dan Desa Marinsow. Saat ini pekerjaannya berada pada tahap survei lokasi.

BACA JUGA:   Kilang Balongan Langsung Reaktivasi Bila Api Padam

Pembangunan infrastruktur pengendali banjir di Sungai Likupang sepanjang 1 Km dan peningkatan kapasitas Instalasi Pengolahan Air (IPA) dengan menjangkau di Desa Winuri, Desa Wineru, dan Desa Maen.

Secara keseluruhan, anggaran penataan Likupang sebesar Rp 499,8 miliar atau meningkat dua kali lipat dari anggaran tahun 2019 sebesar Rp 250,35 miliar.

 

Albarsyah

Previous Post

Menteri BUMN Berharap Wamen Berkoordinasi

Next Post

Pembangunan Jalan Tol Trans Jawa Geliatkan Ekonomi Jawa Timur

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR