Home Ekonomi BUMN Kontrak Baru Eksternal WSBP Capai Rp 4,36 Triliun

Kontrak Baru Eksternal WSBP Capai Rp 4,36 Triliun

Jakarta, TopBusiness – Menjelang akhir tahun 2019 ini, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), anak usaha dari PT Waskita Karya (Persero) Tbk berhasil meraih berbagai proyek dari pasar eksternal.

Proyek tersebut adalah Proyek Refinery Development Maste Plan (RDMP) Refinery Unit (RU) V Pertamina Balikpapan yang merupakan kerjasama dengan Hyundai senilai Rp 217 miliar dan Pembangunan Apartemen Modernland (Modernland Group) di Jakarta Garden City senilai Rp 77 miliar.

Menurut Agus Wantoro, Direktur Pemasaran PT Waskita Beton Precast Tbk pada Proyek Refinery Development Maste Plan (RDMP) Refinery Unit (RU) V Pertamina Balikpapan ini, perusahaan menyuplai produk spun pile berdiameter 500 mm.

“Adapun pada proyek pembangunan Apartemen Modernland itu, WSBP akan menyuplai produk readymix. Selain itu, WSBP juga menyuplai produk tetrapod pada proyek senilai 217,5 miliar,” ujar Agus di Jakarta, Rabu (6/11/2019).

“Dengan adanya kontrak baru ini, total perolehan nilai kontrak WSBP baik dari internal maupun eksternal hingga Oktober 2019 sebesar Rp 4,36 triliun,” lanjut Agus.

Dengan kondisi tersebut, kata dia, maka porsi nilai kontrak eksternal per Oktober 2019 adalah 52% atau melampaui target tahun 2019 ini yang sebesar 40%.

Beberapa proyek besar lainnya yang telah diperoleh sebelumnya antara lain Proyek Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) Seksi 2 dan 3, Apartement Tokyo Riverside, Tol Pekanbaru-Dumai Seksi 6C.

Kemudian, Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu Ramp on & off, Bandara Kulonprogo, Bendungan Leuwikeris, PLTGU Tambak Lorok, Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan.

Lalu Addendum Proyek Jalan Tol Cibitung-Cilincing, Proyek Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Seksi II, Bandara Sultan Hasanuddin, dan proyek lainnya.

WSBP merupakan perusahaan produksi beton precast dan ready mix dengan kapasitas produksi saat ini diklaim yang terbesar di Indonesia. Anak usaha WSKT itu mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 20 September 2016 lalu.

 

Tomy Asyari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here