Jakarta, TopBusiness – Bank Indonesia atau BI memandang kinerja perekonomian Indonesia di triwulan III/2019 tetap positif, di tengah kondisi perekonomian global yang kurang menguntungkan.
Demikian disampaikan Onny Widjanarko, direktur eksekutif BI dalam laman bi.go.id, di Jakarta. “Koordinasi BI dengan pemerintah dan otoritas terkait terus diperkuat guna mempertahankan stabilitas ekonomi, mendorong permintaan domestik, serta meningkatkan ekspor, pariwisata, dan aliran masuk modal asing, termasuk, penanaman modal asing (PMA),” katanya.
Dia menyatakan, momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap terjaga di tengah pertumbuhan ekonomi dunia yang makin melambat. Perekonomian Indonesia pada triwulan III/2019 tumbuh 5,02 persen (yoy), relatif sama dengan capaian pertumbuhan triwulan sebelumnya sebesar 5,05 persen (yoy). “Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh permintaan domestik yang tetap terjaga dan kinerja sektor eksternal yang membaik di tengah permintaan global dan harga komoditas global yang menurun,” katanya.
Ekspor pada triwulan III/2019 tercatat tumbuh positif menjadi 0,02 persen (yoy), lebih baik dibandingkan kinerja pada triwulan sebelumnya yang mengalami kontraksi sebesar 1,98 persen (yoy). Sementara itu, kinerja impor mengalami kontraksi 8,61 persen (yoy), lebih dalam dari kinerja pada triwulan sebelumnya yang terkontraksi 6,78 persen (yoy).
Penulis: Agus H
