TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Tren Investasi Nasabah BSM ke Sukuk Meningkat

Nurdian Akhmad
19 November 2019 | 14:14
rubrik: Business Info
BSM Kembali Gelar Program Berkah Emas II

Foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Wealth Mangement Group Head Mandiri Syariah, Muhammad Triarso menegaskan, PT Bank Syariah Mandiri (BSM) yang berpartisipasi dalam Green Sukuk Investor Day-Green Sukuk Ritel for Sustainable Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementrian Keuangan ternyata ada nasabahnya yang diapresiasi.

Pihak Kemenkeu mengapresiasi nasabah Mandiri Syariah sebagai salah satu investor SBSN ritel loyal dengan kategori Pensiunan. Ini berkat produk Sukuk Tabungan yang merupakan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dalam bentuk tabungan investasi yang ditawarkan Pemerintah kepada WNI perseorangan.

“Apresiasi yang diterima nasabah Mandiri Syariah ini sebagai bukti bahwa nasabah mulai berminat investasi pada sukuk dan memiliki potensi besar dalam menjaring nasabah mulai milenial sampai dengan pensiunan,” tegas dia di Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Menurut Triarso, Mandiri Syariah telah menjadi Mitra Distribusi Kementerian Keuangan sejak SR-001 tahun 2009 dan menjadi Agen Penjual Terbaik untuk ST001, SR009 dan SR010.

Lebih jauh dia menegaskan, secara kinerja Mandiri Syariah sendiri terus tumbuh melesat disertai kualitas yang terjaga baik dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp872 miliar atau naik 100,38 persen per September 2019 (yoy).

Dan aset Mandiri Syariah juga mencapai angka Rp102,78 triliun sampai saat ini. “Nilai aset di atas Rp100 triliun merupakan pencapaian tertinggi bank syariah di Indonesia,” tuturnya.

Sementara itu Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementrian Keuangan Lucky Alfirman mengatakan, Sukuk ST006 adalah Sukuk ritel produk pemerintah yang sangat aman karena dijamin oleh UU sukuk negara dan UU APBN.

“Sukuk ini memiliki tenor 2 tahun, tidak dapat diperdagangkan, Imbalan 6,75% floating floor dengan Pajak 15%,” tutur dia.

Masa penawaran ST 006 telah dimulai sejak 1 hingga 21 November 2019. Dengan tenor 2 tahun ST 006 akan jatuh tempo pada tanggal 10 November 2021. Jumlah penawaran ST006 mulai dari Rp1 juta dan maksimum Rp 3 miliar.

BACA JUGA:   Akusisi 2500 Tower EXCL, TOWR Gunakan Pinjaman Dan Laba

Penulis: Tomy

Tags: BSMsukuk
Previous Post

PGN Jadi Calon Pembeli Gas Blok Masela

Next Post

Pelaku Industri Jepang akan Masuk Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR