Jakarta, TopBusiness – Badan Standarisasi Nasional (BSN) sebagai lembaga standardisasi yang kompeten dalam meningkatkan daya saing produk dalam negeri di pasar global ini harus bisa meningkatkan kemampuan dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di seluruh lini pada era Revolusi Industri 4.0 ini.
“Lantas pula lembaga sertifikasi ini pula harus membangun sinergitas dengan seluruh Lembaga dan Kementerian di republik ini,serta juga harus membangun hubungan pula dengan lembaga-lembaga di luar negeri,” kata Menteri Ristek dan Teknologi (Menristek) periode 1999-2001, Muhammad A.S. Hikam, menegaskan pada kegiatan Herudi Technical Committee Award (HITCA) di Gedung BPPT, Jakarta, Rabu (20/11/2019).
Era Revolusi Industri generasi empat ini harus menjadi perhatian khusus bagi BSN. Karena era digital dan robitik ini harus pula meningkatkan kemampuan industri di dalam negeri.
“Memang ada dua point dalam reformasi 4.0 ini bisa kemajuan teknologi dengan lompatan yang sangat besar,dan juga bisa sebagai destruktif pula. Dengan peningkatan SDM BSN akan mampu menjawab tantangan eranya,” ujar Hikam.
Hikam berharap, pemerintah harus bisa memberikan angaran lebih untuk peningkatan SDM tersebut. Peningkatan SDM tersebut bisa ditempuh dengan jalur pendidikan dan kursus- kursus singkat dengan kompetensi yang dibutuhkan SNI.
“BSN harus bisa menjadi pendobrak dalam kualitas dan peningkatan, seperti SNI antikorupsi, yang menggerogoti sendi-sendi kehidupan kita. Korupsi itu akan melemahkan daya saing bangsa tentunya,” tegas putra Jawa Timur ini.
Penulis: Albarsyah
