Jakarta, TopBusiness – BNI Syariah menggelar kuliah umum di Politeknik Negeri Lhokseumawe di Provinsi Daerah Istimewa Aceh, dalam rangka meningkatkan literasi dan inklusi keuangan pada Kamis kemarin.
Dalam situs bnisyariah.co.id, di Jakarta, hari ini Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo menyatakan, saat ini indeks inklusi keuangan syariah berdasarkan data Survei Nasional Literasi Keuangan 2019 Otoritas Jasa Keuangan sebesar 9,10 persen dan indeks literasi keuangan syariah sebesar 8,93 persen. “Dengan kuliah umum ini diharapkan BNI Syariah bisa berkontribusi optimal terhadap indeks literasi dan inklusi keuangan di Daerah Istimewa Aceh,” kata Abdullah Firman.
Meskipun demikian, DI Aceh merupakan salah satu provinsi yang mempunyai indeks literasi dan inklusi keuangan syariah yang cukup tinggi. Berdasarkan data Bank Indonesia, angka literasi dan inklusi keuangan masing-masing sebesar 21 persen dan 41 persen.
Dia menambahkan pentingnya membangun ekonomi halal di Provinsi Aceh. Industri halal menurut riset Global Islamic Finance Report 2017 mempunyai potensi besar untuk berkembang. Apalagi di Indonesia yang merupakan negara berpenduduk muslim terbesar di dunia.
Penulis: Agus H
