TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pelabuhan Benoa Dikembangkan jadi Kawasan Turis Terpadu Dunia

Agus Haryanto
29 November 2019 | 09:30
rubrik: BUMN
Pelabuhan Benoa Dikembangkan jadi Kawasan Turis Terpadu Dunia

Jakarta, TopBusiness – Kementerian Badan Usaha Milik Negara atau BUMN mendorong pengembangan kawasan terpadu bagi wisatawan mancanegara. Untuk itu, kemarin, Menteri  Erick  Thohir  mengunjungi  Pelabuhan  Benoa  yang  dikelola  oleh  PT  Pelindo  III (Persero). Dalam kunjungannya, Menteri didampingi Gubernur Bali, I Wayan Koster.

Kunjungan lapangan ini dalam rangka pengembangan kawasan Pelabuhan Benoa menjadi kawasan terpadu bagi para turis dunia yang menyambangi Pulau Dewata melalui jalur laut dengan menggunakan  kapal pesiar, Cruisine. Para turis dunia yang mengunakan transportasi laut ini dengan kelas kapal pesiar premium maupun kelas biasa dengan berbagai kelas.

“Pelabuhan Benoa harus bisa menjadi one stop area yang dilengkapi dengan pusat kesenian, wisata kuliner dan pusat perdagangan UMKM”, tegas Erick.

Dengan demikian, lanjut Erick, bagi turis yang datang, bila waktu singgahnya hanya sebentar, mereka tetap bisa belanja dan menikmati kuliner Bali. “Untuk itu, diperlukan kerja sama dengan Pengusaha Daerah dan UMKM di Bali”,  jelas Erick .

Berdasarkan data Pelindo III sebagai pengelola pelabuhan Benoa. Tahun 2019 ini telah merapat 26 unit kapal pesiar dari seluruh dunia dengan jumlah wisatawan kapal pesiar sebanyak 24.418 orang.

Usai mengelilingi terminal internasional, Menteri BUMN, Gubernur I Wayan Koster dan jajaran direksi Pelindo III mengadakan rapat koordinasi singkat.

Pelindo diharapkan dapat menciptakan nilai tambah untuk masyarakat, misalnya, dengan menjadikan tempat datang kapal pesiar sebagai tempat pertunjukan budaya lokal dan wisata fotografi sehingga semua yang dibuat ini bisa dioptimalkan dan tepat sasaran.

Menteri BUMN minta Pelindo untuk melakukan survei guna mengetahui dukungan apa yang dibutuhkan oleh para wisatawan yang datang, berapa jumlah wisatawan yang menunggu di Benoa dan berapa jumlah wisatawan yang berkunjung ke pusat-pusat wisata lainnya.

BACA JUGA:   Cek Pasar Induk Cipinang, Erick: Wasit Aja Ketangkep, Apalagi Penimbun Beras

Menurut Erick, data yang lengkap menjadi landasan penting dalam membangun sesuatu. “Saya minta agar Zona Hutan Kota yang sedang dibuat dapat dipercepat. Jadi wisatawan juga bisa menikmati ekowisata. Kita perlu lakukan Rapat Koordinasi Pelindo Benoa di akhir Januari 2020  sekaligus  dengan  Kadin  Daerah,  BUMD,  Pertamina,  PLN,  ITDC,  Dirjen  Imigrasi, Kementerian Perhubungan, Dirjen Bea Cukai dan stakeholder lainnya”, tegas  Erick.

 

Albarsyah

Previous Post

Insinyur Ikuti Wokshop Jembatan Lengkung LRT

Next Post

Kementerian PUPR Dorong PDAM Perluas Layanan ZAMP

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR