Jakarta, TopBusiness – Pada pembukaan perdagangan Selasa (03/12), indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia kehilangan 10,15 poin, atau setara dengan 0,17 persen ke posisi 6.119,9. Aksi ambil untung sudah mulai merayap dalam pasar efek.
Pelaku pasar merealisasikan aksi lepas saham sebagai dampak sudah tingginya harga. Selain, tetap mencermati perkembangan berita-berita global yang bisa dijadikan pendorong untuk berinvestasi. Serta, mengikuti arah pergerakan bursa saham utama kawasan.
Beberapa saham utama kawasan mayoritas bergerak negatif. Contoh, indeks strait times di Bursa Efek Singapura kehilangan 6,1 poin ke posisi 3.181, diikuti hang seng di Bursa Saham Hong Kong minus 222 poin ke posisi 26.222, dan nikkei-225 di Bursa Saham Tokyo berkurang 231 poin ke posisi 23.297.
Di Wall Street melalui indeks dow jones industrial average hingga penutupan perdagangan waktu setempat anjlok 268,37 poin (0,96 persen) menjadi 27.783,04, dan nasdaq 97,48 poin (1,12 persen) menjadi 8.567,99.
Penulis: Agus H
