Jakarta, TopBusiness – Laporan mengejutkan soal peningkatan stok minyak mentah Amerika dan pelaku pasar komoditas menanti aksi Washington tentang penetapan tarif bagi bagi produk-produk asal Beijing. Akibatnya, harga emas hitam tersebut melemah.
Badan Informasi Energi Amerika menyebut persediaan minyak mentah bertambah 822.000 barel. Sementara, stok bensi naik 5,4 juta barel dan sulingan, seperti diesel dan pemanas, 4,1 juta barel.
Selanjutnya, Cuaca gelombang dingin di beberapa negara bagian AS berpengaruh terhadap permintaan bensin dan berpotensi meningkatkan persediaan.
Harga minyak berjangka jenis brent di London ICE Futures Exchange untuk pengiriman Februari kehilangan 0,62 dolar AS menjadi 63,72. West texas intermediate di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Januari melemah 0,48 dolar AS menjadi 58,76.
Penulis: Agus H
