TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IPCC Sebar Dividen Interim sebanyak 70% dari Laba Bersih

Agus Haryanto
12 December 2019 | 09:45
rubrik: BUMN
Aktivitas Bongkar Muat Alat Berat IPCC Masih Lesu

Foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Anak usaha PT Pelindo II (Persero), PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) memastikan untuk membagikan dividen interimnya dari hasil kinerja perseroan di semester I-2019. Langkah ini sebagai bentuk peningkatan value kepada para pemegang saham dan stakeholders.

Keputusan pembagian dividen ini berdasarkan hasil Rapat Direksi dan persetujuan Dewan Komisaris IPCC yang digelar Rabu (11/12/2019) kemarin.

“Pemegang saham memutuskan untuk membagikan dividen interim sebesar 70% dari laba bersih semester pertama atau sebesar Rp 63,4 miliar (sekitar Rp 34,87 per lembar saham),” tutur Direktur Keuangan dan SDM IPCC, Sugeng Mulyadi di Jakarta, Kamis (12/12/2019).

Sugeng menambahkan, dividen interim tersebut merupakan komitmen perseroan untuk memaksimalkan nilai pemegang saham.

Kondisi fundamental juga sangat baik, terutama dari sisi operasional dan keuangan perseroan yang berada pada posisi yang sangat baik dan strong cash (cash rich), dan berdasarkan simulasi yang dilakukan telah memperhitungkan pengeluaran untuk belanja operasional (opex) dan belanja modal (capex).

“Dengan begitu, perkiraan total cash pada akhir tahun 2019 masih sebesar Rp350 miliar, sehingga lebih dari aman untuk operasional perseroan,” ujar dia.

Lebih lanjut, Sugeng menambahkan, perseroan telah memastikan dengan pembagian dividen interim dari perolehan laba semester I-2019 sebesar Rp 34,87 per lembarnya itu, sehingga kurang lebih dividen yield-nya di 5 persenan untuk semester pertama tahun ini.

“Adapun sebesar 30 persen dari laba bersih akan digunakan sebagai laba ditahan yang dapat dioptimalkan untuk pengembangan usaha,” pungkas dia.

 

Tomy

BACA JUGA:   Hutama Karya Terapkan Prinsip GCG saat Bangun dan Operasikan Tol Trans Sumatra
Previous Post

IHSG Bertambah Sedikit

Next Post

Konsultan: E-Commerce Dorong Bisnis Logistik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR