
Jakarta, businessnews.id — Obligasi PT Bima Multi Finance (BMF) mendapatkan peringkat [Idr] BBB (triple B) dengan prospek stabil dari ICRA Indonesia. Maka, obligasi senilai Rp 90 miliar itu mengindikasikan kualitas kredit yang moderat dibandingkan dengan emiten-emiten domestik yang lain.
“Dan instrumen yang diperingkat memiliki risiko kredit di atas rata-rata,” kata Kreshna D. Armand, AVP Analyst
Financial Institution Group ICRA Indonesia.
Peringkat ini, kata dia dalam keterangan pers (14/10/2014), telah memertimbangkan kemampuan BMF untuk mengendalikan tingkat utang dan memertahankan kualitas asetnya. “Meskipun fokus perusahaan adalah pembiayaan kendaraan bekas, dan segmen yang dipertimbangkan memiliki risiko relatif lebih tinggi.”
Di sisi lain, peringkat masih dibatasi oleh kinerja pendapatan yang melemah menyusul masa transisi bisnis.
Faktor lain adalah tidak adanya hubungan eksklusif dengan pemasok, agen penjual, atau dengan bank/lembaga keuangan yang kuat . “Hal itu menyiratkan terbatasnya dukungan bisnis dan keuangan eksternal pada saat diperlukan,” ucap Kreshna.
Peringkat dapat mengalami perbaikan bila BMF dapat meningkatkan pendapatannya sehingga mampu menjaga daya saingnya dengan tingkat profitabilitasnya dan kualitas asetnya yang baik.
“Sebaliknya, daya saing yang melemah maupun penerapan strategi pertumbuhan yang agresif yang dapat mengancam kualitas aset, bisa menyebabkan peringkat berada dalam tekanan,” dia menambahkan.
Penulis/Peliput: Achmad Adhito
Editor: Achmad Adhito