Jakarta, TopBusiness – Hingga penutupan perdagangan Kamis (12/12) ini, indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia kehilangan 40,7 poin, atau setara dengan 0,66 persen ke posisi 6.139,397.
Pergerakan indeks komposit Jakarta sepanjang perdagangan hari ini hanya berbalik arah. Setelah beberapa saat dibuka dan berjalan, IHSG masih betah positif sebanyak 2,66 poin (0,04 persen) ke level 6.182,76, tapi pada penutupan perdagangan sesi I di level 6.170,85 poin, atau terkoreksi 9,25 poin (0,15 persen). Dalam pergerakan di sesi II, masih negatif 7,82 poin (0,13 persen) ke level 6.172,28, dan jelang penutupan di level 6.154,71 atau berkurang 25,39 poin (0,41 persen).
Pelaku pasar kehilangan sentimen positif, pasca-belum ada sinyal kesepakatan antara Washington DC dengan Beijing, menyusul bakal ada penerapan kenaikan tarif impor produk China di Amerika.
Di pasar reguler, perdagangan berlangsung ramai dengan volume mencapai 13.913.783.550 unit dengan frekuensi 495.724 kali senilai Rp 9,168 triliun. Sejumlah saham mengalami penurunan harga, seperti, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 200 menjadi Rp 31.700 per unit, diikuti PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) Rp 10 menjadi Rp 1.265, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 1.100 menjadi Rp 41.000.
Penulis: Agus H
