Jakarta, TopBusiness – Tahun 2020 dinilai menjadi tahun penuh tantangan. Untuk itu, para CEO sebuah perusahaan diminta untuk bisa berkontribusi positif terhadap perekonomian nasional.
Menurut founder PT Saratoga Investama Sedaya Tbk, Sandiaga Uno, seorang CEO dituntut untuk memiliki tiga karakteristik penting dalam menghadapi tahun-tahun penuh tantangan ini.
“Pertama, inovasi. Ini menjadi karaktistik penting. Kedua karakter risk taking, harus berani ambil risiko di saat yang lain takut. Dan ketiga CEO proaktif. Ini semua menjadi pendorong ekonomi kita untuk maju,” kata Sandi dalam acara Indonesia Most Admired CEO 2019 yang digelar Warta Ekonomi, di Jakarta, Senin (16/12/2019).
Dengan begitu, di saat tantangan global yang belum mereda dan masih di era ketidakpastian, kata dia, semua korporasi harus berbenah. “Ditambah pemerintah juga tengah mengusung perubahan di banyak UU melalui omnibus law. Ini dukunga bagi kita dan menjadi kesempatan kita semua untuk menjadi lebih baik,” tandasnya.
Sebanyak 59 CEO sendiri mendulang apresiasi dalam Indonesia Most Admired CEO 2019 ini. Ajang ini merupakan apresiasi dalam wujud penghargaan terhadap CEO perusahaan yang mampu menunjukkan kualitas dan citra sebagai CEO Idaman terbaik.
Yakni CEO yang diakui masyarakat karena telah teruji, memiliki reputasi, visi dan inovasi, dan berhasil membawa perusahaan yang dipimpinnya tumbuh dan berkembang.
Dalam proses penilaian, tim riset Warta Ekonomi menggunakan riset kuantitatif dengan metode kuesioner online terhadap 1.500 responden dalam kurun akhir Oktober-November 2019 untuk menjaring persepsi responden mengenai CEO-CEO yang diidam-idamkan responden.
Jumlah responden tersebar di berbagai kota dan merupakan karyawan tetap dengan jabatan manager, general manager, maupun direktur yang telah bekerja minimal tiga tahun pada perusahaan swasta nasional, perusahaan BUMN, ataupun perusahaan asing.
Dasar penilaian adalah kualitas competence, credible, dan caring pada CEO yang dipilih yang dijabarkan menjadi kriteri, seperti, kepemimpinan, profesionalisme, kepribadian, dan prestasi (performance).
Tomy
