Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga penutupan perdagangan Selasa (17/12) ini di Bursa Efek Indonesia lebih tinggi 32,76 poin, setara dengan 0,53 persen ke posisi 6.244,352. Pelaku pasar domestik masih mengutamakan isu gagalnya deadline penerapan tarif produk oleh Amerika terhadap China per 15 Desember 2019 lalu.
Pelaku pasar terus menjadikan isu damainya konflik dagang antara Amerika dan China ini sebagai katalisator guna mengkoleksi saham-saham berharga murah. Mereka tak begitu menaruh perhatian khusus terhadap defisit neraca perdagangan November yang difisit USD 1,33 miliar.
Perdagangan di pasar reguler berlangsung normal dengan volume mencapai 10.470.597.200 unit dan frekuensi 528.448 kali senilai Rp 8,138 triliun.
Sejumlah saham mengalami penguatan harga, seperti, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 700 per unit ke level Rp 32.500, diikuti PT Hero Supermarket Tbk (HERO) Rp 90 ke level Rp 890, dan PT Trans Power Marine Tbk (TPMA) Rp 18 ke level Rp 240.
Penulis: Agus H
