Jakarta, TopBusiness – Ekspektasi lonjakan permintaan minyak mentah dunia, menyusul terjadi kesepakatan fase satu antara Amerika dan China berhasil angkat harga emas hitam.
Tercatat, harga minyak mentah dunia terangkat lebih dari satu persen. Di London ICE Futures Exchange, jenis minyak brent positif untuk pengiriman Februari 2020 USD 76 sen atau setara dengan 1,2 persen ke posisi USD 66,10 per barel. Sementara, west texas intermediate di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Januari bertambah USD 73 sen (1,2 persen) menjadi USD 60,94.
Perjanjian kesepakatan antara Beijing dan Washington DC diperkirakan akan memulihkan kembali ekonomi dunia. Sebab, meningkatkan optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi dunia. Konflik dagang yang berkepanjangan telah mengurangi permintaan minyak dan menekan harga.
Sementara, organisasi negara-negara pengekspor minyak (OPEC) dan sekutu akan mengurangi pasokan minyak lebih lanjut 500.000 barel per hari dari 1 Januari untuk mendukung pasar.
Penulis: Agus H
