Jakarta, TopBusiness – Bank Indonesia atau BI tetap berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga sahingga inflasi terjaga dalam kisaran sasaran.
“Ke depan, BI tetap berkomitmen menjaga stabilitas harga sehingga inflasi terjaga dalam kisaran sasaran 3,0±1% pada 2020,@ kata Muhamad Nur, direktur departemen komunikasi BI dalam laman bi.go.id, di Jakarta, hari ini.
BI mencatat inflasi indeks harga konsumen (IHK) 2019 tercatat 2,72% (yoy), sehingga kembali berada dalam sasarannya selama lima tahun terakhir dimana pada 2019 sebesar 3,5%±1%. “Pencapaian positif ini tidak terlepas dari konsistensi BI dalam menjaga stabilitas harga, serta ditopang sinergi kebijakan yang kuat antara BI dan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah,” katanya.
Dengan perkembangan tersebut, inflasi IHK 2019 tercatat menurun dibandingkan dengan tahun 2018 sebesar 3,13% (yoy). Kondisi ini dipengaruhi inflasi inti yang terjaga pada level rendah 3,02% (yoy), yang dipengaruhi konsistensi kebijakan BI dalam menjaga stabilitas harga sehingga ekspektasi inflasi terjangkar sesuai dengan sasaran, permintaan agregat yang terkelola dengan baik, nilai tukar yang bergerak sesuai dengan fundamentalnya, serta pengaruh positif kenaikan harga global yang minimal.
Inflasi volatile food juga terkendali pada level 4,30% (yoy), didukung oleh sinergi kebijakan BI dan pemerintah sehingga ketersediaan pasokan pangan tetap terjaga, di tengah gangguan cuaca yang sempat terjadi di pertengahan 2019. Sementara itu, inflasi administered prices tercatat rendah sebesar 0,51% (yoy), sejalan minimalnya kebijakan terkait tarif dan harga barang dan jasa yang diatur Pemerintah.
Sumber foto: Istimewa
