Jakarta, TopBusiness – Beberapa waktu lalu Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyatakan seluruh BUMN memiliki bisnis perhotelan mesti didata. Tentunya saat ini kementerian sedang melakukan pendataan secara menyeluruh tentang keberadaan bisnis hotel dan anak BUMN tersebut. Sehingga, bukan tak mungkin akan ada kebijakan mengenai bisnis perhotelan.
Sehubungan dengan hal itu, Direktur Utama Pesona Indonesia Jaya (PIJ), Renny Soviahani memberikan masukan kepada seluruh stakeholders, bukan hanya Kementerian BUMN saja.
Renny menegaskan bahwa kementerian BUMN sedang melakukan pendataan seluruh seluruh perusahaan hotel milik BUMN ini. “Ini sebuah langkah sangat bagus, saya belum tahu arah kebijakan selanjutnya, apakah akan dibentuk holding perhotelan BUMN ini,” tegas Renny.
Dia mengatakan, pemegang saham yaitu BUMN jangan terlalu awal membangun holding. “Saat ini yang diperlukan membangun pemasaran bersama terintegrasi dari hulu hingga hilir membangun pariwisata secara terpadu”, tegas Renny kepada TopBusiness.id, beberapa hari lalu di kantor pusat Pegadaian, Kramat Raya.
Lanjut Renny, potensi pariwisata ini sangat besar sekali, apalagi potensi Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia sangat mendukung untuk dijual ke wisatawan mancanegara. “Pemerintah harus bangun sinergitas lintas Kementerian, mulai dari Transportasi, Perindustrian, Koperasi dan UMKM. Ini juga sebagai momentum sinergitas BUMN”, ucap Renny.
Menurut Renny, membangun pemasaran bersama ini diartikan bahwa semuap pihak terkait harus bersinergi bersama-sama membangun paket pariwisata. Dalam paket ini sudah lengkap keseluruhannya, mulai lokasi wisata, hotel, resto dan tempat icip-icip, lantas transportasi udara, darat dan laut, serta pula bersinergi dengan pengrajin lokal agar para turis langsung dapat langsung mengunjungi lokasi pengrajin dan kriya ini.

“Dengan sinergitas ini kita bisa lebih bersaing dengan harga yang sangat terjangkau dan juga service kepada wisman juga meningkat”, ucap Renny.
PT PIJ adalah anak perusahaan PT Pegadaian. Perusahaan ini dengan corebusiness-nya perhotelan, Property and Costruction dan The Gade Coffee & Gold. Saat ini PIJ mengoperasikan 9 hotel dengan klas bintang 5 serta 35 gerai kedai coffeenya.

Sebagai informasi pada tahun 2020 ini, pemerintah telah menetapkan kunjungan wisatawan asing sebanyak 20 juta dengan target perolehan devisa sebesar USD 18,5 miliar.
Fotographer: Rendy MR
