Jakarta, TopBusiness – Obligasi subordinasi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN diminati investor global. Tercatat, dari target perolehan dana hasil penerbitan global bond sebesar USD 300 juta, permintaan yang masuk mencapai sekitar USD 3,6 miliar.
Dalam laman btn.co.id, di Jakarta, Junior (Tier 2 Capital) Global Bond BTN tersebut meraih kelebihan permintaan atau oversubscribed hampir 12,3 kali. Surat berharga itu dipasarkan ke Singapura dan Hongkong yang dilakukan perseroan bersama dengan tiga joint lead manager yang terdiri dari HSBC, Citigroup dan Standard Chartered.
“Investor global sangat tertarik untuk melakukan investasi di Indonesia. Ini terbukti pada saat kami menawarkan Global Bond yang baru pertama kali kita terbitkan memperoleh sambutan yang sangat baik bahkan mencapai 12,3 kali lipat dibandingkan dengan rencana size yang kami terbitkan,” kata Direktur Utama Bank BTN, Pahala N. Mansury.
Dia mengungkapkan, tingginya permintaan para investor global disebabkan kondisi ekonomi Indonesia yang dinilai stabil. Disamping, ada beberapa faktor lain, seperti, kondisi makro ekonomi global yang membaik menyusul kesepakatan Amerika Serikat dan China mengenai perdagangan kedua negara.
“Faktor lain yang menarik adalah Bank BTN yang fokus pada sektor perumahan, KPR khususnya. Dengan jumlah backlog perumahan yang besar, tentu menjadi pasar yang menarik. Di samping laporan keuangan BTN yang terus terjaga. Tujuan dari penerbitan Junior (Tier 2 Capital) Global Bond BTN ini adalah untuk memperkuat modal, mengantisipasi pertumbuhan di masa datang,” ujarnya.
Sumber Foto: Infobanknews.com
