TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Peringkat Obligasi Sinar Mas Multifinance di A-

Nurdian Akhmad
7 November 2014 | 10:38
rubrik: Business Info
Ilustrasi: Istimewa
Ilustrasi: Istimewa

Jakarta, businessnews.id — Obligasi dan MTN (medium term notes) keluaran Sinar Mas Multifinance (SMMF) mendapatkan peringkat A minus (A-) dari ICRA Indonesia. Jumlah masing-masing surat berharga itu Rp 500 miliar dan Rp 800 miliar.

“Peringkat yang diberikan mengindikasikan tingkat keamanan cukup dalam hal pembayaran kewajiban-kewajibannya secara tepat waktu dan instrumen yang diperingkat memiliki risiko kredit rendah,” kata Analis ICRA Indonesia, Kreshna D. Armand, di Jakarta (6/11/20140).

Peringkat ini memertimbangkan dukungan yang terus diberikan oleh induk perusahaan:  Sinar Mas Multi Artha dan Bank Sinarmas.

“Dukungan ini memungkinkan SMMF memiliki fleksibilitas pendanaan, cakupan pasar yang luas, dan permodalan yang baik. Yang terakhir merupakan faktor positif lainnya yang mendukung peringkat A- itu,” kata Kreshna.

Faktor-faktor di atas secara parsial diimbangi oleh tingkat profitabilitas yang rendah karena tingginya biaya operasional dan pertumbuhan kredit yang belum terlalu bagus.

“Selain itu, kualitas aset juga menurun, sebagai konsekuensi dari fokus perusahaan pada pembiayaan kendaraan bekas, segmen yang dianggap memiliki risiko kredit yang lebih tinggi.”

Peringkat dapat mengalami perbaikan bila SMMF dapat terus mengembangkan bisnisnya sesuai rencana, dan dalam waktu yang sama, memerbaiki profitabilitas dan kualitas asetnya.

“Sebaliknya, penurunan profitabilitas dan kualitas aset lebih jauh akan menyebabkan tekanan pada peringkat. Pergerakan negatif pada peringkat juga dapat terjadi apabila SMMF terpapar risiko pembiayaan kembali untuk MTN sebesar Rp 800 miliar yang jatuh tempo di tahun 2015.”

Penulis/Peliput: Achmad Adhito

Editor: Achmad Adhito 

BACA JUGA:   Ekonom Mirae Asset: Obligasi Bertenor Menengah-Panjang akan Cenderung Lebih Aman
Tags: icraobligasisinar mas multifinance
Previous Post

Kapitalisasi Pasar Modal Indonesia Akan Lampaui Asean

Next Post

Gandeng Jepang, Biznet Niat Dongkrak Cloud Computing Asean

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR