Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Selasa (21/01) berkurang 6,89 poin, atau setara dengan 0,11 persen ke posisi 6.238,153. Penyebabnya, pelaku pasar menelaah wabah virus corona yang mengakibatkan kematian.
Pelaku pasar sedang menelaah soal perkembangan wabah virus asal China yang diduga mematikan. Virus bernama coronavirus tersebut merupakan sejenis SARS yang berada di Wuhan. Coronavirus telah memakan korban jiwa dan menginfeksi banyak tenaga medis.
Kendati demikian, sebagian pelaku pasar lain menilai bahwa isu virus tersebut masih belum merupakan ancaman serius. Sebab, masih ada kabar yang mesti dicermati yaitu siklus ekonomi dan momentum kinerja korporasi hingga akhir tahun lalu.
Di pasar reguler, volume saham mencapai 11.117.412.192 unit dengan frekuensi 432.576 kali senilai Rp 6,098 triliun. Beberapa saham mengalami pelemahan harga, diantaranya, PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) Rp 25 menjadi Rp 1.245, diikuti PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) Rp 10 menjadi Rp 1.410, dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) Rp 25 menjadi Rp 1.995 per unit.
Fotographer: Rendy MR
