Jakarta, TopBusiness – Hingga penutupan perdagangan Jumat (31/01) akhir pekan, indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia terjun bebas 117,55 poin, atau setara dengan 1,94 persen ke posisi 5.940,048. Pasalnya, pelaku pasar masih tetap memikirkan kondisi terakhir penyebaran virus corona yang kian menggurita.
Investor terus mencerna dan memikirkan perkembangan, serta pengaruh virus corona terhadap ekonomi Indonesia. Sebab, China mempunyai pengaruh terhadap ekonomi di dunia.
Selain, kekhawatiran juga terlihat dari negara-negara lain yang mempunyai hubungan dagang dengan China. Para investor khawatir terhadap sebagian negara yang kemungkinan akan terkena pencemaran virus tersebut.
Perdagangan berlangsung marak dengan volume mencapai 9.662.570.375 unit saham dan frekuensi 473.337 kali senilai Rp 8,089 triliun. Sejumlah saham mengalami kehilangan harga, seperti, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Rp 120 menjadi Rp 4.460 per unit, diikuti PT Jaya Real Property Tbk (JRPT) Rp 10 menjadi Rp 535, dan PT Timah Tbk (TINS) Rp 25 menjadi Rp 710.
Fotographer: Rendy MR
