
Jakarta, businessnews.id — Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nelson Tampubolon mengharapkan, J Trust sebagai pemegang saham pengendali baru di Bank Mutiara, segera memerbaiki rasio kecukupan modal bank itu
“Kami minta kepada J Trust, setelah selesai urusan administrasi pembelian 99 persen saham Bank Mutiara, mereka segera melakukan tindakannya untuk memerbaiki CAR-nya (capital adequacy ratio/rasio kecukupan modal),” kata dia di Jakarta (25/11/2014).
Saat ini, CAR Bank Mutiara berada di 13,5 persen dan sebagai komitmen pada saat dilakukan uji kepatutan dan kelayakan, J Trust diminta memerbaiki angka itu. J Trust menyanggupi dan itu akan dilakukan secepatnya.
Nelson menambahkan, pihaknya merasa yakin akan kemampuan J Trust, setelah melihat kapasitas pemegang saham pengendali J Trust. Pemegang saham pengendali terakhir dari J trust termasuk ke dalam 40 orang terkaya di Jepang.
“Artinya, untuk mendukung penyehatan Bank Mutiara, mereka sanggup dan kami telah pegang komitmennya.”
Dalam dokumen yang di terbitkan oleh J Trust, disebutkan bahwa perusahaan investasi keuangan ini berdiri Maret 1977; berasetkan Rp 33 triliun secara konsolidasi; aset bersih di Rp 18 triliun.
Selain memiliki 99 persen saham Bank Mutiara, J Trust juga tercatat sebagai pemegang saham di Bank Mayapada Internasional sebesar 10 persen.
Penulis/Peliput: Abdul Aziz
Editor: Achmad Adhito