Jakarta, TopBusiness – Pada pembukaan perdagangan Senin (03/2/2020), indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia kehilangan 19,08 poin, atau setara dengan 0,32 persen ke posisi 5.920,97. Pelaku pasar masih menjadikan virus corona sebagai pijakan awal berinvestasi.
Virus corona dijadikan isu utama bagi investor dalam melakukan investasinya di pasar modal Indonesia. Virus asal Wuhan, China tersebut telah menjangkiti sebagaian negara-negara lain, salah satunya, Vietam. Ini menjadi kekhawatiran tersendiri, di tengah-tengah minimnya sentimen positif.
Tak hanya di Indonesia, sejumlah bursa utama Asia-Pacific mengalami hal yang sama. Misalnya, nikkei-225 di Bursa Efek Tokyo terkoreksi 1,54 persen ke posisi 22.847,65, dan bursa saham Hong Kong melalui indeks hang seng 0,47 persen ke posisi 26.189,61, serta Shanghai di bursa saham China 8,73 persen ke level 2.716,70.
Hingga penutupan perdagangan waktu setempat, indeks dow jones industrial average turun 603,41 poin (2,09 persen) ke posisi 28.256,03, dan nasdaq 148,00 poin (1,59 persen) ke posisi 9.150,94.
Fotographer: Rendy MR
