Jakarta, TopBusiness—PT Wijaya Karya Beton, Tbk.,(Wika Beton) di tahun 2020 ini tengah merancang pembentukan suatu komite baru. Itu adalah Komite Keberlanjutan, yang tujuannya memantapkan program CSR atau juga sustainibility di perusahaan tersebut. “Pembentukan Komite Keberlanjutan sudah ada dalam road map kami,” kata Corporate Secretary Wika Beton, Yuherni Sisdwi Rachmayati, di Jakarta (6/2/2020), dalam presentasinya untuk Dewan Juri Top CSR 2020, sebuah ajang penilaian/penghargaan yang digelar oleh Majalah TopBusiness.
Yuherni menjelaskan bahwa direncanakan, anggota komite tersebut adalah lima direktur Wika Beton. Corporate secretary berperan sebagai koordinator pelaksana di komite itu.
Adapun yang berperan sebagai sekretaris Komite Keberlanjutan adalah manajer umum dan CSR. “Anggota administrasi komite itu rencananya ditunjuk oleh manajer CSR,” dia menjelaskan.
Kemudian, dengan terbentuknya Komite Keberlanjutan, Wika Beton berharap bahwa program CSR dan sustainibility, adalah tugasnya semua orang.
Yuherni pun menjelaskan tentang beberapa program unggulan CSR di Wika Beton, untuk tahun 2020. Yakni sebagai berikut: pemanfaatan sisa limbah dan sampah; pemanfaatan sisa beton hollow core scab, limbah cair beton jalur putar, dan limbah plastik rafia, menjadi batako atau pun paving block. “Ini sebagai program community development kami pada tahun 2020,” papar dia.
Pengajuan anggaran CSR tahun 2020 di Wika Beton, senilai Rp 2,3 miliar. Adapun penyerapan anggaran CSR sampai kuartal tiga tahun 2019, mencapai Rp 2,2 miliar.
Dia mengatakan, “Tahun 2020 adalah peletakan dasar keberlanjutan terhadap ‘lying of sustainibility basic’ di Wika Beton.”
Foto: Corporate Secretary Wika Beton, Yuherni Sidwi (Kanan), sedang Presentasi di Hadapan Dewan Juri Top CSR 2020 (Rendy MR/TopBusiness)
