Jakarta, TopBusiness – PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) secara resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini. Perseroan menjadi perusahaan tercatat melalui skema penawaran umum perdana saham (IPO).
Dalam proses pencatatannya, saham perseroan terlihat hanya ditransaksikan sebanyak dua kali saja. Dengan volume transaksi sebanyak dua lot. Sehingga, nilai transaksi AYLS tercatat sebesar Rp34.000.
Dari transaksi tersebut, harga saham AYLS justru langsung menyentuh titik autorejection atas (ARA) karena menguat sebanyak 70 persen ke level Rp170 dari harga penawaran Rp100 per saham.
Dalam proses IPO ini, emiten sektor perdagangan ini menunjuk PT NH Korindo Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
Pada aksi korporasi ini AYLS melepas saham ke publik sebanyak 258.703.200 lembar dengan nilai nominal Rp50 per saham dan ditawarkan seharga Rp100 per saham. Sehingga, emiten ke-12 di 2020 ini mampu meraup dana segar melalui pasar modal sebesar Rp25,87 miliar.
Rencananya, sebesar 83,28 persen dari dana hasil IPO akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja perseroan, sedangkan sisanya akan dimanfaatkan untuk membayar sebagian utang kepada PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN).
Selain melakukan penawaran umum perdana saham, AYLS juga menerbitkan 206.962.560 Waran Seri I yang menyertai saham baru perseroan atau sebanyak 34,8 persen dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh.
Waran Seri I ini diberikan secara cuma-cuma kepada para pemegang Saham Baru perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada Tanggal Penjatahan dengan perbandingan, lima lembar saham mendapatkan empat Waran Seri I.
