Pasar masih Cermati Virus Corona

Penulis Agus

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga penutupan perdagangan Kamis (13/02) di Bursa Efek Indoensia negatif 41,13 poin, atau setara dengan 0,7 persen ke posisi 5.871,954. Pasalnya, pasar masih terus mencermati perkembangan virus corona di China.

Pelaku pasar tetap fokus untuk menelaah dan mencerna isu virus corona, menyusul semakin banyaknya korban meninggal.

Tak berhenti di situ saja, sentimen negatif pun datang dari sejumlah bursa kawasan Asia, yang mengalami tekana. Misalnya, di bursa efek Tokyo melalui nikkei-225 terkoreksi 33.5 poin ke posisi 23.827, indeks hang seng di bursa saham Hongkong 93.7 poin ke posisi 27.730, dan indeks Shanghai di China 20.83 poin ke level 2.906.

Perdagangan di BEI berlangsung normal dengan volume mencapai 6.170.772.384 per unit, dan frekuensi 426.166 kali senilai Rp 6,812 triliun. Sejumlah saham mengalami penurunan harga, diantaranya, PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) Rp 95 menjadi Rp 895 per unit, diikuti PT Trust Finance Indonesia Tbk (TRUS) Rp 10 menjadi Rp 328, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 200 menjadi Rp 7.400.

Fotographer: Rendy MR

BACA JUGA

Tinggalkan komentar