
Jakarta, businessnews.id — Saat harga minyak mentah dunia turun hingga menyentuh angka USD 58 per barel untuk jenis Brent, Elnusa di ujung tahun ini akan menandatangani kontrak migas (minyak dan gas) senilai USD 45 juta.
Hal itu disampaikan Direktur Utama Elnusa, Syamsurizal Munaf, di Jakarta hari ini (19/12/2014).
Namun, ia belum merinci lebih jauh dengan pihak mana penandatangan kontrak itu. “Jangan disebut dulu, kan belum tanda tangan,” katanya.
Ia menambahkan, kontrak itu menambah total kontrak migas pihaknya yang telah mencapai USD 475 juta.
Ia menambahkan, dengan turunnya harga minyak, pihaknya akan tetap berkonsentrasi pada jasa konstruksi dan perawatan nigas. Sebab, dengan turunya harga minyak mentah dunia, produsen minyak akan menjaga kapasitas prooduksi.
“Nah, ini adalah peluang Elnusa selaku perusahaan jasa kontraktor migas,” terang dia.
Penulis/Peliput: Abdul Aziz
Edt: Dhi