TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Konsumsi Vi-Gas Pertamina Naik 40% per Tahun

Nurdian Akhmad
29 December 2014 | 18:41
rubrik: Capital Market

Foto: Energitoday.com

Foto: Energitoday.com

Jakarta, businessnews.id — Direktur Pemasaran Pertamina, Ahmad Bambang, mengatakan bahwa konsumsi bahan bakar liquefied gas for vehicle (LGV) merek Vi-Gas, naik rata-rata 40% per tahun. Tahun 2008, konsumsi itu di 189 kl dan menjadi 913 kl di tahun 2013. “Masyarakat akan lebih menerima Vi-Gas sebagai alternatif dari bahan bakar minyak (BBM) di masa mendatang,” kata Bambang hari ini di Bandung.

Penerimaan yang lebih baik itu, kata dia dalam keterangan pers, dilatari beberapa sebab. Yakni, ketersediaan pasokan, perkembangan teknologi, desain converter kit yang lebih praktis, dan perkembangan desain mobil dual fuel BBM-LVG di dunia.

Saat ini, Pertamina telah mengoperasikan12 stasiun pengisian bahan bakar (SPB) Vi-Gas di Jakarta, dan tiga lainnya di Bali. Adapun di Bandung, SPB tersebut diresmikan hari ini, dan merupakan yang ke-16 se-Indonesia.

Dibangunnya SPB Vi-Gas di Bandung merupakan langkah awal atas pengembangan di Jawa bagian Barat, dan untuk turut menyukseskan program konversi BBM ke bahan bakar gas (BBG).

“Kami juga membangun SPB Vi-Gas di beberapa kota lain, yaitu Semarang, dan Yogyakarta. Dengan jaringan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Pertamina yang tersebar luas di seluruh Indonesia dan memiliki dukungan finansial yang kuat. Sehingga dapat menjalankan kebijakan konversi tersebut secara cepat, tepat, dan masif,” terang Bambang.

Penulis/Peliput: Dhi
Ed: Dhi

BACA JUGA:   Pagi Ini, Samuel Sekuritas Jagokan Saham BNI dan Lain-lain
Tags: pertaminavi-gas
Previous Post

2020, Kredit Mikro Bank Mandiri Ditarget Rp 164 Triliun

Next Post

Saham Publik di Bank Mutiara Tetap Beku 2 Tahun Lagi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR