
Jakarta, businessnews.id — Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pagi tadi menghentikan sementara (suspend) perdagangan saham Inovisi Infracom, demikian pula waran emiten tersebut. “Itu karena penurunan harga tajam yang terjadi,” kata Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Irvan Susandy, di Jakarta tadi pagi (5/1/2015).
Irvan, dalam keterbukaan informasi, menjelaskan bahwa harga saham dengan kode INVS itu turun sebesar 70,83% sedari 15 Desember 2014 sampai 2 Januari 2015.
“15 Desember itu, harganya di Rp 480 per lembar. Lalu menjadi Rp 140 per lembar di 2 Januari 2015,” Irvan berkata.
Lebih jauh Irvan mengatakan, penghentian sementara itu bertujuan untuk cooling down. Itu untuk memberikan waktu memadai bagi pelaku pasar untuk memertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada.
“Waktu memadai diharapkan ada bagi investor ataupun Waran Seri I emiten itu,” katanya.
Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memerhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan manajemen Inovisi Intracom, kata dia lagi.
Penulis/Peliput: Dhi
Editor: Dhi