Jakarta, TopBusiness – Di tengah banyak tantangan bisnis ritel, seperti makin maraknya perilaku belanja online, menurunnya daya beli, plus saat ini adanya ancaman wabah virus corona membuat para pelaku ritel antisipatif. Namun begitu PT Panen Lestari Internusa yang memiliki brand Sogo Department Store Indonesia justru berani memproyeksi pertumbuhan pendapatan naik hingga 10% di 2020 ini.
Menurut Presiden Direktur Sogo Indonesia Handaka Santosa, dengan konsisten perseroan terutama dalam pelayanan sebagai leading Department Store di Indonesia, target tersebut optimis bisa tercapai. Sehingga, meski belanja online kian marak, tak membuat perseroan gentar.
“Karena Sogo memiliki produk-produk dengan brands lokal dan internasional mulai dari cosmetic, fashion, hingga home yang memudahkan konsumen berbelanja. Makanya, para pelanggan tidak perlu pergi ke luar negeri untuk berbelanja dan mencari produk yang diinginkan. Sehingga kami optimis pertumbuhan pendapatan di tahun ini bisa naik hingga 10%, kita usahakan juga bisa lebih,” papar Handaka di Jakarta, Selasa (3/3/2020).
Saat ini perseroan memiliki 19 gerai di seluruh Indonesia. Untuk gerai terbaru, mereka buka pada November 2019 lalu. Makanya, meski optimis bertumbuh 10 persen, perseroan masih belum akan berekspansi menambah gerai baru di tahun ini. Pihaknya masih akan fokus kepada 19 gerai yang sudah ada.
“Target pembukaan gerai di tahun ini belum ada, karena belum ada juga mall baru yang kemungkinan mau dibuka di 2020 ini,” tegas Handaka.
Terkait mulai mewabahnya virus corona di Indonesia dan diproyeksi akan mengurangi kunjungan ke pusat perbelanjaan, termasuk Sogo, dia mengaku saat ini pihaknya belum terkena dampak apapun dari virus corona ini. Dan yang ada masih ekspansif melakukan penjualan.
“Kami lihat sejauh ini penjualan terus dikembangkan karena kita selalu kombinasikan antara rasa aman dan juga promosi-promosi yang tak ada di tempat lain. Jadi banyak sekali kita lakukan (untuk memikat pengunjung),” pungkas dia.
