TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pefindo Beri Peringkat PIGN

Agus Haryanto
6 March 2020 | 10:20
rubrik: Finance
Pendalaman Keuangan Bisa Kerek Ekonomi

foto : istimewa

Jakarta, TopBusiness – Lembaga pemeringkat efek, PT Pefindo menegaskan peringkat atas PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) yang selanjutnya disebut PIGN, dan obligasi I Tahun 2016 pada idAA-.

Analis Pefindo, Emanuel Paco Tan dan Yogie Surya Perdana, di site pefindo.com, Jakarta, menyebutkan bahwa Outlook untuk peringkat Perusahaan adalah stabil.

Obligor dengan peringkat idAA memiliki sedikit perbedaan dengan peringkat tertinggi yang diberikan, dan memiliki kemampuan yang sangat kuat untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya, jka dibandingkan terhadap obligor Indonesia lainnya. Tanda Kurang (-) menunjukkan, peringkat yang diberikan relatif lemah dan di bawah rata-rata kategori yang bersangkutan.

Peringkat mencerminkan potensi dukungan pemerintah kepada perusahaan karena kepentingan strategis dari pelabuhan, posisi bisnis yang kuat di wilayah Sumatera, dan marjin profitabilitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan perusahaan sejenis. Namun, peringkat Perusahaan dibatasi tingkat leverage keuangan yang tinggi dan pelemahan terhadap proteksi arus kas dan karakteristik industri pelabuhan yang sangat tergantung pada kondisi perekonomian dan peraturan pemerintah.

Peringkat dapat dinaikkan jika posisi bisnis perusahaan pada area cakupan yang dilayani meningkat dan merealisasikan tingkat pengembalian yang diharapkan dari investasi baru, terutama, dari pengembangan pelabuhan Kuala Tanjung dan ekspansi terminal peti kemas Belawan, dan meningkatkan profil kreditnya.

Namun, peringkat bisa diturunkan jika kami melihat bahwa terdapat penurunan dukungan pemerintah, seperti adanya divestasi yang material dari kepemilikan pemerintah. Peringkat juga bisa berada di bawah tekanan jika perusahaan berutang melebihi proyeksi dan/atau investasi-investasi baru di pelabuhan Kuala Tanjung dan pelabuhan Belawan tidak tereksekusi dengan baik, dan jika terdapat penurunan yang material pada produksi volume peti kemas serta kargo yang menyebabkan pelemahan pada profil keuangan, khususnya jika rasio utang terhadap EBITDA melebihi 6,5x secara berkelanjutan.

BACA JUGA:   Fokus Wujudkan Masa Depan Bebas Khawatir dengan FWD Treasury Legacy Protection

Ilustrasi: Istimewa

Previous Post

Cadangan Devisa RI Tetap Tinggi

Next Post

219 Petambak Udang Bratasena Ikut Sertifikasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR