TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pengetahuan Keuangan Orang Indonesia Lebihi Singapura dan Australia

Nurdian Akhmad
15 January 2015 | 18:34
rubrik: Finance
Ilustrasi: Istimewa
Ilustrasi: Istimewa

Jakarta, businessnews.id — Hasil survei 2014 Citi Fin dari Citigroup Asia Pasifik menunjukkan, Indonesia menduduki urutan teratas dari sisi pengetahuan keuangan. Survei itu menyebutkan, Indonesia memiliki skor 62,4; Singapura 59,9; Australia 55,6 ; Taiwan 52,1.

Kepala Divisi Wealth Management Citibank Indonesia, Ivan Jaya, menjelaskan hal tersebut di Jakarta hari ini (15/1/2015).

Hasil di atas menunjukkan kinerja Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam melakukan literasi keuangan telah menunjukkan hasilnya. “Jadi, memang tugas pokok OJK telah dijalankan dengan baik,” dia berkata.

Ia menjelaskan, survet FinQ atau financial qoutionent merupakan program yang digunakan Citigoup untuk menunjukkan kemampuan seseorang dalam memahami pentingnya perencanaan keuangan, dan pengimplementasian tata kelola keuangan yang baik.

Meningkatnya pengetahuan masyarakat Indonesia itu terlihat dari 2/3 responden survei yang menyebutkan, jika setiap penghasilan akan segera ditempatkan pada instrumen investasi yakni tabungan.

Sayangnya penempatan investasi saat ini masih didominasi oleh penempatan dana investasi pada tabungan tunai, hal ini disebabkan produk ini mudah diakses. ‘Dengan menyebarnya ATM akan memudahkan masyarakat untuk menarik dananya kembali,” terang dia.

Sedangkan responden survei berumur minimal 18 tahun dan telah memiliki rekening bank atau kartu kredit. Dengan komposisi 48% laki-laki dan 52% perempuan.

Responden terbagi menjadi tiga kategori. Pertama, 35% berpendapatan lebih dari Rp 70 juta pertahun.

Kedua, berpendapatan Rp 70 juta hingga Rp 119,9 juta per tahun sebanyak 35%.

“Dan ketiga, sebanyak 30% berpendapatan lebih dari Rp 120 juta per tahun,” dia berkata.

Penulis/Peliput: Abdul Aziz

Ed: Dhi

BACA JUGA:   Asuransi Pertanian Berpotensi Dorong Pembiayaan Rp 6 Triliun
Previous Post

Nasabah Premium Citibank Indonesia Naik 47%

Next Post

Harga Minyak Mentah Turun Sumbang Deflasi 0,24%

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR