Jakarta, TopBusiness – AKR Corporindo telah menikmati Q1/2020 yang kuat, meskipun ada kekhawatiran tentang dampak COVID-19. Volume BBM rata-rata lebih dari 200 ribu KL/bulan pada Januari-Februari 2020, diperkirakan margin dan volume akan dipertahankan hingga Maret 2020. Ini akan mendukung pertumbuhan yang relatif kuat terhadap Q1/2019 (482 ribu KL). Volume kimia juga cenderung lebih tinggi di Q1/2020 dan diperkirakan akan mencatat pertumbuhan 10% yoy.
Sektor batubara Indonesia sejauh ini menjadi penerima manfaat COVID-19. Ekspor batubara ke China naik dua kali lipat menjadi USD 205 juta di bulan Februari, sesuai data pabean. Sementara itu, penurunan harga minyak umumnya mendukung margin AKRA.
Divisi Investor Relations AKR Corporindo Tbk dalam situs akr.co.id, di Jakarta, menyebut Usaha patungan BP-AKR selanjutnya telah mendorong pertumbuhan volume, dengan volume harian Februari naik 16% (MoM basis).
Formula penetapan harga baru yang efektif mulai Maret 2020 memberikan margin yang sejalan dengan rencana investasi perusahaan dalam usaha patungan BP-AKR. Formula sebelumnya hanya efektif dari Januari-Februari 2020 dan telah ditentang perusahaan-perusahaan Distribusi BBM yang mengoperasikan gerai ritel.
Foto: Rendy MR
