Jakarta, TopBusiness – Harga minyak mentah dunia kembali ke posisi penguatannya. Pulihnya harga, menyusul ekspektasi akan terjadi peningkatan harga emas hitam tersebut akibat stimulus yang dilakukan pemerintah sejumlah negara.
Sejumlah negara-negara maju telah mempublikasikan langkah-langkah penggenjotan terhadap ekonominya. Misal, Amerika Serikat akan menyelaraskan pertumbuhan ekonominya akibat virus corona. Tak terkecuali Jepang. Negara bunga Sakura ini juga akan memberikan stimulus fiskal hingga USD 4 miliar dalam menangani virus corona.
Sebelumnya, harga minyak mentah dunia sempat jatuh sekira 25 persen pada perdagangan Senin (9/3). Sehari setelahnya, kembali terangkat bersamaan dengan peningkatan ekuitas dan pasar keuangan lain.
Tercatat, harga minyak jenis brent untuk pengiriman Mei bertambah USD 2,86 atau setara dengan 8,32 persen ke posisi USD 37,22. West Texas Intermediate untuk pengiriman April USD 3,23 (10,38 persen) menjadi USD 34,36 per barel.
Foto: Istimewa
