Jakarta,TopBusiness—Pertamina merespons kondisi kejadian luar biasa (KLB) demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).Itu dengan memberikan bantuan berupa 10 alat fogging, 50 karton lotion anti nyamuk berisi lebih dari 57.000 sachet, dan 100 kilogram bubuk abate.
Bantuan diserahkan ke Pemerintah Kabupaten Sikka, melalui Fuel Terminal Maumere, fasilitas Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V, yang beroperasi di ibukota kabupaten tersebut. Hal tersebut dijelaskan dalam keterangan tertulis yang dipublikasikan kemarin malam.
Bantuan tersebut diserahkan oleh Fuel Terminal Manager Maumere Pertamina, Adi Rachman, langsung kepada Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo di kantor Bupati.
Karena minimnya ketersediaan kebutuhan tersebut di NTT, Pertamina bahkan mengirimkannya dari Jakarta dan Surabaya. Bantuan dikirim melalui udara agar dapat segera dimanfaatkan.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat sejak Januari 2020 hingga Rabu (11/3/2020) lalu terdapat 17.820 kasus DBD di Indonesia. NTT menjadi salah satu provinsi dengan kasus terbanyak, yaitu lebih dari 2.700 kasus, dan memiliki angka kematian paling tinggi.
Bahkan Kabupaten Sikka, NTT, masih menjadi satu-satunya daerah yang menyatakan masih dalam status KLB DBD, dengan hampir 45% kasus DBD di NTT, berada di kabupaten ini.
Unit Manager Communication, Relations, and CSR MOR V Pertamina, Rustam Aji, mengatakan bahwa bentuk bantuan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan, setelah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka.
“Kami berharap, bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk mengatasi wabah DBD yang terjadi,” jelas Rustam.
Sementara itu, Fransiskus mengucapkan terima kasih atas dukungan bantuan itu dari CSR Pertamina. “Bantuan ini dapat segera dirasakan manfaatnya bagi masyarakat Kabupaten Sikka yang sedang berperang melawan wabah DBD. Dan kedepannya Pertamina dan Pemerintah Kabupaten Sikka dapat terus maju bersinergi bersama,” ucap dia.
Sumber Ilustrasi: Istimewa
