Jakarta, TopBusiness—Bank Indonesia (BI) berpeluang memangkas suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate (7DDR) sekitar 25-50 bps dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada tanggal 18-19 Maret 2020. Hal tersebut untuk merespons kebijakan The Fed pada Minggu (15/3/2020) yang mengambil kebijakan darurat dengan memotong suku bunga acuan US FFR sebesar 100 bps ke 0,25%, dan mengeluarkan program quantitative easing sebesar USD 700 Miliar.
Menunggu keputusan Dewan Gubernur BI tentang BI Rate, IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) di Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan menguat terbatas hari ini. Hal tersebut dipaparkan dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia yang dipublikasikan pagi ini.
Riset itu pun memprediksi bahwa IHSG berpeluang menguat terbatas karena mengikuti pergerakan bursa regional yang menguat.
Dijelaskan bahwa, pada pagi hari ini, bursa saham Asia dibuka menguat menguat. Nikkei dibuka naik +1,43%, dan ASX menguat sebesar +0,04%.
Pewarta Foto: Rendy MR/TopBusiness
