Jakarta, TopBusiness – PT Kereta Api Indonesia (Persero) dituntut secara konsisten memberikan layanan prima dalam setiap kondisi. Berbagai upaya KAI lakukan demi memberikan kontribusi nyata pada bangsa terutama dalam kondisi darurat dimana saat ini dunia termasuk Indonesia tengah dilanda pandemi korona.
Diakses dari situs worldometers.info, hingga Senin (23/3) pukul 05.30 WIB, jumlah orang meninggal secara global akibat pandemi ini berjumlah 14.611 orang. Dilansir dari situs kawalcovid19.id per tanggal (23/3) pukul 10.30 WIB, Indonesia sendiri menempati peringkat pertama persentase kasus kematian akibat virus korona sebanyak 48 orang atau 9,33% dari jumlah kasus yang terinfeksi.
Mengingat transportasi publik, terutama kereta api merupakan salah satu hal yang vital dan merupakan kebutuhan sulit dihilangkan. Manajemen KAI terus melakukan cara untuk mendukung upaya pemerintah mencegah penyebaran virus korona. Saat ini, KAI terus mengkampanyekan agar masyarakat lebih baik #dirumahaja atau melakukan social distancing. Namun, KAI tetap melayani kebutuhan penumpang yang terdesak harus bepergian menggunakan kereta api dengan melakukan berbagai pengaturan pola operasi.
Bagi karyawan garda terdepan yang harus tetap bekerja untuk melayani kebutuhan masyarakat akan moda transportasi kereta api. Manajemen KAI sendiri terus memberikan dukungan baik moril maupun materil.
Dalam laman kai.id, di Jakarta, memperlihatkan bahwa salah satu yang dilakukan di Daerah Operasi 4 Semarang, jajaran manajemen yang dipimpin oleh Deputy Executive Vice President Daerah Operasi 4, Raden Agus Dwinanto Budiadji adalah memberikan dukungan dan semangat kepada pegawai seperti masinis, petugas loket, pengatur perjalanan kereta api, petugas boarding, security, dan pegawai lainnya dengan memberikan vitamin dan paket buah-buahan pada, (21/3) di berbagai Stasiun Daerah Operasi 4 Semarang.
Hal serupa juga dilakukan Divisi Regional I Sumatera Utara. Jajaran manajemen KAI juga melakukan kegiatan pembagian vitamin kepada para pegawai garda terdepan. Selain itu, kesehatan seluruh pegawai yang berdinas diperiksa sebelum dan setelah melaksanakan tugas. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kondisi agar mereka bertugas dalam keadaan fit dan prima.
Tidak lupa, jajaran manajemen KAI juga terus melakukan sosialisasi agar seluruh pegawai terus menjaga kebersihan (baik kebersihan pribadi, lingkungan stasiun, dan di dalam kereta) untuk menekan penyebaran virus corona.
