Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga sesi penutupan perdagangan Kamis (26/03/2020) di PT Bursa Efek Indonesia masih bertahan di zona hijau. Indeks komposit Jakarta tersebut melambung 401,27, atau setara dengan 10,19 persen ke posisi 4.338,904. Pelaku pasar terus memburu harga saham murah.
Meski masih dibayangi virus Covid-19, pelaku pasar tetap memanfaatkan harga saham termurah. Mereka mencari saham-saham berkapitalisasi besar, dengan prospek baik.
Perdagangan berlangsung marak dengan volume mencapai 6.561.063.781 unit saham dengan frekuensi sebanyak 620.530 kali senilai Rp 7,767 triliun. Sejumlah saham mengalami peningkatan harga cukup signifikan, seperti, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) Rp 275 per unit menjadi Rp 6.900, diikuti PT Bank Permata Tbk (BNLI) Rp 105 menjadi Rp 1.100, dan PT Tigaraksa Satria Tbk (TGKA) Rp 270 menjadi Rp 4.950.
Indeks Jakarta ini berbeda dengan bursa kawasan Asia yang masih mengalami tekanan. Seperti, Bursa saham Hong Kong melalui Indeks hang seng (HSI) tergerus 174,85 poin (0,74 persen menjadi 23.352,34, dan Bursa Efek Tokyo dengan nikkei-225 882,03 poin (4,51 persen) ke posisi 18.664,60 poin.
Foto: Rendy MR
