Jakarta, TopBusiness—Terkait wabah Covid-19 di Indonesia, Kementerian Perdagangan (Kemendag) melakukan penghematan anggaran dengan mengurangi belanja perjalanan dinas, paket rapat, dan kegiatan pameran seperti Trade Expo Indonesia, World Dubai Expo, Pangan Nusa, dan pameran dalam negeri lainnya. Nilai penghematan itu sebesar Rp 731.702.876.750.
“Sehingga anggaran Kementerian Perdagangan yang semula berjumlah Rp 3.577.137.901.000 kini menjadi Rp 2.845.435.024,250,” ujar Menteri Perdagangan RI, Agus Suparmanto, di Jakarta hari ini, melalui keterangan tertulis.
Alokasi anggaran tersebut dilakukan per unit eselon I yang ada di Kementerian Perdagangan, yaitu Sekretariat Jenderal, Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Direktorat Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi, Inspektorat Jenderal, serta Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan.
Menteri Agus Suparmanto sepakat dengan DPR RI untuk menyisir kembali anggaran dan menggunakan realokasi alokasi anggaran tersebut untuk membiayai kegiatan-kegiatan penanganan Covid-19.
“Diutamakan kegiatan yang manfaatnya dapat langsung diterima tenaga medis yang berada di garda terdepan dalam penanganan pandemi Covid-19,” papar menteri tersebut.
Menteri tersebut pun mengatakan bahwa dana tersebut untuk melindungi masyarakat. Serta untuk program terkait pedagang pasar serta usaha kecil menengah (UMKM). Sehingga dapat tetap berusaha dan bangkit dari keterpurukan.
Keterangan Foto: Kantin di Jakarta yang Sepi Akibat Wabah Covid-19
Pewarta Foto: Rendy MR/TopBusiness
