TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Dana Asing Kabur Akibat Covid-19 Capai Rp 171,6 Triliun

Nurdian Akhmad
7 April 2020 | 08:13
rubrik: Ekonomi
Perry Warjiyo Sah Jadi Gubernur BI

Jakarta, TopBusiness –  Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mencatat, virus corona merebak di Indonesia, banyak dana asing yang sudah keluar dari Indonesia. Baik dari instrumen Surat Berharga Negara (SBN) maupun dalam portofolio saham. Total dana asing yang kabur sudah mencapai Rp 171,6 triliun.sejak kasus Covid-19 merebak.

“Dana SBN keluar Rp 157,37 triliun, kemudian saham Rp 13,26 triliun, dalam periode yang singkat ini, keluar portofolio Rp 171,6 triliun ini memang terjadinya, memang eskalasinya terjadi pada minggu ke dua Maret dan puncaknya pada minggu ketiga Maret,” kata Perry saat rapat dengar pendapat dengan Anggota Komisi XI DPR RI melalui video teleconference di Jakarta,seperti dikutip Selasa (7/4/2020).

Padahal, kata Perry, selama periode sebelum Covid-19 sudah ada sekitar Rp 22,29 triliun dana asing yang masuk ke Indonesia, yang terdiri dari saham sebanyak Rp 3,55 triliun dan SBN sebanyak 22,29 triliun.

“Kelihatan, memang di sini lah tadi Bu Menkeu sudah menyampaikan, di global terjadi kepanikan global, di Indonesia, mulai Maret (kasus postif pertama di Indonesia) ini, kelihatan, bagaimana kasus positif terus meningkat. Ini yang kemudian investor global juga melihat, bahwa peningkatan eskalasi kasus positif di Indonesia,” kata dia.

Dua hal ini, kata Perry membuat kepanikan bagi para investor global sehingga mereka berbondong-bondong mengeluarkan dana investasinya dari Indonesia. “Yang kemudian menimbulkan gelombang capital outflows (aliran modal keluar) dari Indonesia, kami sampaikan dalam bentuk SBI, SBN, obligasi korporasi dan saham,” ujarnya.

BACA JUGA:   HBA menjadi USD 75,84 per Ton
Tags: bank indonesiacapital outflowdana asingGubernur BI
Previous Post

Kabupaten Batang Gratiskan Air PDAM

Next Post

IHSG Masih Uptrend, Saham Waskita Grup Menarik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR