Jakarta, TopBusiness—Direktur Senior Colliers International Indonesia, Ferry Salanto, mengatakan bahwa wabah Covid-19 di Jakarta, telah berpengaruh terhadap sektor properti perkantoran. Dia mengatakan di Jakarta hari ini bahwa salah satu dampak tersebut, yakni dalam bisnis coworking space.
Penerapan sistem WFH (work from home) akibat wabah Covid-19 di Jakarta, berpengaruh kepada bisnis operator coworking space. Sebab hal itu, permintaan terhadap coworking space bisa terpengaruh.
“Ada baiknya bila operator bisnis coworking space, menunda investasi awal dalam nilai besar. Itu terkait situasi saat ini yang terdampak Covid-19,” kata Ferry dalam teleconference dengan sejumlah media.
Ferry menjelaskan bahwa sebelum munculnya wabah Covid-19, diprediksikan bahwa sektor properti perkantoran di Jakarta, menyentuh titik dasar pada tahun 2020 ini. Setelah itu, pada tahun 2021 dan seterusnya, sektor properti tersebut mulai bergerak naik.
“Datangnya wabah Covid-19 ini mengubah hal tersebut. Diprediksikan, titik dasar tersebut mundur ke tahun 2021,” papar Ferry.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Senior Colliers International Indonesia, Bagus Adikusumo, mengatakan bahwa sistem WFH yang berjalan saat ini, menyebabkan korporasi akan menganalisis aspek tertentu. Apakah sistem tersebut efektif dan produktif?
“Bila ternyata hasilnya bagus, bisa saja diterapkan korporasi untuk beberapa divisi mereka,” Bagus berkata.
Sebagai efek dari hal tersebut, permintaan dari korporasi terhadap ruang kantor, bisa berkurang. “Ruang kantor, dengan demikian semakin berat dalam mendapatkan tenant,” Bagus menegaskan.
Keterangan Foto: Perkantoran di Jakarta
Pewarta Foto: Rendy MR/TopBusiness
